iPhone jatuh ke kolam, kena hujan deras, atau tersiram minuman memang bikin deg-degan. Banyak iPhone modern punya ketahanan air, tapi ketahanan itu bukan jaminan. Segel bisa melemah karena usia, bekas jatuh, atau pernah dibongkar. Air laut, air sabun, dan minuman manis juga jauh lebih berbahaya daripada air tawar.
Apa yang kamu lakukan di jam-jam pertama sangat menentukan. Ini panduannya.
Yang harus segera dilakukan
- Angkat iPhone dari air secepatnya, lalu lap bagian luarnya dengan kain kering yang tidak berbulu.
- Lepaskan casing supaya air yang terjebak bisa keluar dan iPhone bisa mengering.
- Jangan mengisi daya. Kalau kabel masih tercolok, cabut sekarang.
- Ketuk perlahan iPhone ke telapak tanganmu dengan lubang cas menghadap ke bawah untuk mengeluarkan sisa air.
- Biarkan di tempat kering yang berangin. Apple menyarankan menunggu minimal 30 menit sebelum mencoba mengisi daya lagi, dan pengeringan penuh bisa butuh sampai 24 jam.
- Kalau terkena air laut, minuman, atau cairan lain, segera bawa ke teknisi. Garam dan gula meninggalkan endapan yang memicu karat di papan utama, dan ini tidak hilang hanya dengan dikeringkan.
Yang jangan dilakukan
- Jangan dimasukkan ke beras. Ini mitos yang sangat populer, tapi Apple justru menyarankan untuk tidak memakai beras, karena partikel kecil beras bisa masuk dan merusak iPhone.
- Jangan dikeringkan dengan hair dryer, oven, atau sumber panas lain. Panas berlebih bisa merusak komponen dan baterai.
- Jangan disemprot udara bertekanan (compressed air). Ini bisa mendorong air lebih dalam.
- Jangan memasukkan cotton bud atau tisu ke lubang cas.
- Jangan dicas sebelum benar-benar kering. Mengisi daya saat konektor basah bisa membuat pin berkarat dan rusak permanen.
- Jangan berulang kali menyalakan dan mematikan iPhone yang menunjukkan gejala aneh. Kalau ada arus pendek di dalam, ini bisa memperparah kerusakan.
Peringatan "cairan terdeteksi" di konektor
iPhone versi baru bisa mendeteksi cairan di lubang cas (Lightning maupun USB-C) dan menampilkan peringatan. Saat peringatan ini muncul, pengisian lewat kabel dihentikan untuk melindungi iPhone.
Ikuti langkah di atas dan tunggu sampai kering. Kalau iPhone mendukung pengisian nirkabel, kamu bisa memakainya sementara. Kalau peringatan tetap muncul padahal konektor sudah kering, bisa jadi ada kotoran atau karat di dalam lubang cas. Saatnya diperiksa teknisi.
Gejala yang perlu diwaspadai beberapa hari setelahnya
Kerusakan karena air tidak selalu langsung terasa. Karat bisa berkembang pelan-pelan. Segera periksakan iPhone kalau muncul gejala seperti:
- Layar bergaris, berkedip, atau ada bercak.
- Speaker sember atau suara kecil.
- Kamera berembun atau buram.
- Face ID tiba-tiba tidak tersedia. Baca penjelasan soal Face ID tidak tersedia.
- Baterai cepat habis atau iPhone cepat panas.
- iPhone restart sendiri atau mati total.
Kalau iPhone mati setelah kena air
Jangan panik dan jangan terus mencoba menyalakannya. Prioritas pertama biasanya adalah data: foto, chat, dan dokumen yang belum sempat dibackup.
Di cabang EKASERVICE, teknisi akan membuka dan memeriksa papan utama, membersihkan endapan cairan, lalu mencari komponen yang rusak. Kalau kerusakannya berat, masih ada pilihan penyelamatan data selama chip memorinya tidak rusak. Peluangnya akan dijelaskan dulu sebelum kamu memutuskan.
Catatan teknisi: semakin cepat iPhone yang kena air ditangani, semakin kecil kerusakan akibat karat. Jangan menunggu "nanti juga kering sendiri" kalau yang tumpah adalah air laut atau minuman.
Butuh bantuan sekarang?
Bawa iPhone kamu ke cabang EKASERVICE terdekat. Semua cabang buka setiap hari pukul 10.00–22.00 WIB. Teknisi akan mengecek dulu dan menjelaskan pilihan perbaikannya, dan kalau perbaikannya tidak berhasil, kamu tidak perlu membayar biaya service.